Senin, 12 Maret 2012

TUJUAN PERUSAHAAN

1. TUJUAN PERUSAHAAN
Tujuan perusahaan pada umumnya ialah untuk memuaskan kebutuhan dari konsumen dengan nilai-nilai
tertentu. Tujuan perusahaan dapat digolongkan sebagai berikut :

• Tujuan Pelayanan Primer
Tujuan primer adalah pembuatan barang/jasa yang dijual untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Tujuan Organisatoris adalah nilai- nilai yang harus disumbangkan oleh masing-masing atau kelompok individu yang berada pada bagian yang bersangkutan. Tujuan Operasional adalah nilai-nilai yang disumbangkan oleh masing-masing tahap dalam suatu unit prosedur kerja secara keseluruhan.

• Tujuan Pelayanan Kolateral
Tujuan Kolateral Pribadi adalah nilai-nilai yang ingin dicapai oleh individuatau kelompok individu dalam perusahaan. Tujuan Kolateral Sosial ialah nilai-nilai ekonomi yang lebih luas/umum yang diperlukan bagi kesejahteraan masyarakat dan yang dapat secara langsung dihasilkan dari kegiatan perusahaan.
Tujuan Kolateral Sosial bersifat lebih luas untuk kepentingan masyarakat,
misalkan : membayar pajak.

• Tujuan Pelayanan Sekunder
Merupakan nilai-nilai yang diperlukan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan primer.
Namun secara umum, tujuan perusahaan dapat berupa :
a. mencapai keuntungan maksimal
b. mempertahankan kelangsungan
hidup
c. mengejar pertumbuhan
d. menampung tenaga kerja

Faktor-faktor produksi “5M” (Men, Materials, Machines, Methods, Money).
Manajemen adalah :
“Suatu proses yang khas, yang terdiri atas kegiatan-kegiatan perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, pengkoordinasian dan
pengendalian yang dilakukan untuk
menentukan serta mencapai
sasaran-sasaran melalui
pemanfaatan sumber daya manusia
dan sumber daya yang lain.”
Manajemen juga menggunakan
metode ilmiah yang meliputi urutan
kegiatan sebagai berikut :
1. mengetahui adanya persoalan
2. mendefinisikan persoalan
3. mengumpulkan fakta, data dan
informasi
4. menyusun alternatif penyelesaian
5. mengambil keputusan dengan
memilih salah satu alternatif
penyelesaian
6. melaksanakan keputusan serta
tindak lanjut

# TUJUAN PERUSAHAAN: MAKSIMISASI PROFIT DAN ALTERNATIF


1. Sifat Perusahaan

Perusahaan: Suatu unit kegiatan produksi yang mengolah sumber ekonomi menjdai barang & jasa. Setiap individu memberikan input yang berbeda dengan reward yang berbeda.

TK bernegosiasi  jam kerja, aturan kerja dan upah
Pemili modal bernegosiasi cara penggunaan kapital dan kompensasinya 

2. Goal Perusahaan

Hub. antar penyedia input (Tk, pemilik modal, dll) masalah bagi ekonomi utk mengembangkan teori perilaku perusahaan.

Pendekatan holistic menganggap perusahaan sbg satu unit decision making yg diwakili oleh manajer diktator tunggal utk mencapi goal tertentu. Apa goal yang ingin dicapai oleh manajer

3. Maksimisasi profit

Goal mencapai profit ekonomi yg maksimal (selisih maksimal total pendapatan dengan total biaya ekonomi).

Business profit pendapatan penjualan – biaya eksplisit perusahaan

Economic profit business profit – implicit costs of equity and other owner provided inputs used by the firm

Implicit costs: Tingkat ROE normal (untuk menarik dan mempertahankan investasi tertentu) dan biaya peluang untuk usaha dari pemilik-pengusaha sebagai biaya pelaksanaan bisnis


4. Maksimisasi profit dan Marginalism

Firm sbg  profit maximizers, maka incremental profit diperoleh dari tambahan satu unit output atau tambahan profit dari tambahan satu tenaga kerja.

Hubungan maksimisasi profit dan marginalism:

П(Q) = R(Q) –C(Q)

R: revenue dan C: biaya ekonomi

Jumlah (Q) output diproduksi pada tingkat П(Q) maksimal.

5. Marginal revenue dan Cost

Pada gambar tsb:
Output ∆C
Output = Q* profit maksimum  MR = MC
Output > Q* Profit menurun

6. Marginalism dalam pilihan input

Maksimisasi profit ∆C = ∆R
Tambahan tk, tambahan biaya tk = tambahan revenue
Tambahan sewa mesin = tambahan pendapatan

7. Marginal Revenue (MR)

MR tambahan revenue dari tambahan penjualan 1 unit output
Jika perusahaan = price taker, maka harga pasar menjadi revenue ekstra dari penjualan 1 unit produk

Perusahaan menjual 100 unit @ Rp 100.000, jika perusahaan menjual 1 unit produk lagi, maka MR = 1.000.000 (11.000.000 – 10.000.000).
MR=P
Jika perusahaan menghadapi kurva demand dg slop menurun, maka perusahaan harus menurunkan harga jika ingin menjual 1 tambahan produk.

Perusahaan menjual 100 unit @ Rp 100.000, jika perusahaan menjual 1 unit produk lagi dengan harga Rp 90.000, maka MR = 90.000 (10.090.000 – 10.000.000).
MR < P

Contoh: Perusahaan menghadapi kurva permintaan dg slop menurun.

Published with Blogger-droid v2.0.4

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar